Home : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
VIBIZPORTAL.COM    Dailynews    Regional    Management    ICT    Lifestyle    Jobs & Career    Forum
Home Risk Management Services & CRM ICT Human Resources Financial TAX & Accounting Quality Management Leadership & Corp. Culture Strategic Management
Journal Column Experts
SALES & MARKETING
  COLUMN

Pelayanan Prima Petugas Telemarketing
Minggu, 15 Agustus 2010 19:00 WIB

Emy Trimahanani
Editor Managementfile.com

 

Nonton Bareng Piala Dunia 2010, Peluang Bisnis Entertainment yang Menarik.
Minggu, 13 Juni 2010 19:00 WIB
 

Strategi Pemasaran Dalam Menjalankan Fashion Business
Rabu, 19 Mei 2010 19:56 WIB

Elvaretta Nathania
Sales Expert

 

Jangan Remehkan Kualitas Dalam Pemasaran
Rabu, 12 Mei 2010 14:31 WIB

Emmanuella Chrisnatasha


 

Be Different ? It’s Great!!
Minggu, 18 April 2010 11:30 WIB

Fanya Jodie
Editor Vibiznews.com

 

Tips Berbusana Yang Rapi Bagi Seorang Salesperson
Rabu, 07 April 2010 15:13 WIB

Hestianingsih
Senior Journalist Vibizlife.com

 

Merancang Strategi Marketing B2B
Kamis, 25 Maret 2010 18:30 WIB

Rinella Putri
Assistant Executive Editor

 

Dampak Krisis Ekonomi Terhadap Ekspor di Indonesia
Rabu, 17 Maret 2010 14:39 WIB

Kristo Aritonang
Public Relations Lepmida

 

Kisah-Kisah Sukses Kampanye Viral Marketing di Industri Entertainment
Minggu, 14 Maret 2010 11:00 WIB

Rinella Putri
Assistant Executive Editor

 

Musik, Elemen Packaging Yang Penting Dalam Bisnis Perfilman
Selasa, 02 Maret 2010 18:01 WIB

Fanya Jodie
Editor Vibiznews.com

 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 


Rinella Putri
Assistant Executive Editor
Kisah-Kisah Sukses Kampanye Viral Marketing di Industri Entertainment
Minggu, 14 Maret 2010 11:00 WIB

(managementfile – Marketing) – Viral marketing merupakan salah satu teknik pemasaran yang paling kuat saat ini, terutama ditunjang dengan adanya media internet seperti Facebook, Twitter dan lainnya. Dunia entertainment banyak menuai hasil yang sukses dari viral marketing. Berikut ini adalah beberapa kisah sukses dari kampanye viral marketing di industri entertainment.

Blair Witch Project
Blair Witch Project merupakan pionir dalam menjalankan viral marketing di internet secara sukses. Film ini bahkan mencetak Guinness Book of World Records untuk “Top Budget: Box Office Ratio”. Film ini hanya membutuhkan biaya produksi sebesar $22,000 dan berhasil membukukan pendapatan $240.5 juta, rasio biaya $1 untuk setiap $10,931 yang dihasilkannya.

Pemasaran film ini dimulai dengan buzz yang mengabarkan bahwa terdapat tiga siswa yang sedang membuat film dokumenter hilang di hutan. Kisah ini diceritakan di sebuah website yang memuat berbagai aspek mengenai kasus tersebut, mulai dari biografi 3 siswa yang hilang, berbagai wawancara dengan orang tua, penyelidik, polisi, hingga liputan yang dimuat media. Di situs tersebut pula, user bisa melakukan chat hingga dapat berbicara satu sama lain.

Website tersebut begitu meyakinkan, sehingga saat itu masyarakat percaya bahwa cerita itu benar. Mereka tidak tahu bahwa ini adalah cerita sebuah film. Saat itu validitas cerita tidak dipertanyakan, karena penggunaan intenet masih terbatas sekali, seperti Youtube, dan belum ada media seperti Facebook ataupun Twitter. Cerita ini begitu populer di masyarakat, sehingga ketika kemudian dikatakan akan difilmkan, orang jadi penasaran dan membuat film ini meledak.

The Dark Knight
Sekuel film Batman, The Dark Knight merupakan salah satu viral marketing yang paling menarik dan interaktif. Yang dilakukan Warner Bros pertama-tama adalah hanya membuat situs The Dark Knight, dan mengisinya dengan gambar logo Batman. Namun ketika gambar tersebut diklik, maka situs tersebut langsung ter-redirect ke situs yang gambarnya Harvey Dent, salah satu karakter dalam film tersebut. Selanjutnya situs tersebut ter-redirect ke situs lainnya, yang memperlihatkan bahwa gambar Harvey Dent sudah terkena deface oleh Joker.

Selanjutnya, user diminta untuk memasukkan alamat email dan kode verifikasi, yang kemudian di dalam email akan diberikan koordinat tertentu untuk menghapus satu pixel pada gambar yang telah mengalami deface tersebut. Karena satu email hanya terbatas boleh menghapus satu pixel saja, maka ini mendorong suatu viral marketing yang hebat. Setiap fans yang penasaran tentunya akan mengabarkan ini kepada teman-temannya, baik lewat word-of-mouth, instant messages, social network, dan lainnya. Hasilnya, dalam beberapa jam saja, gambar di balik poster tersebut sudah terbuka, menunjukkan poster Joker yang dibintangi almarhum Heath Ledger.

Album Radiohead: In Rainbows
Bulan Oktober 2007, Radiohead melakukan gebrakan di industri musik dengan mengumumkan bahwa mereka membagi-bagikan album digitalnya secara gratis, yang dapat diunduh lewat website. Radiohead membebaskan para fans untuk membayar BERAPAPUN jumlah yang dianggap pantas oleh para fans, itupun jika mereka mau.

Nyatanya, ini adalah salah satu gebrakan pemasaran tersukses dalam industri musik. Hanya dalam dua minggu, Radiohead berhasil menjual 1.2 juta album, dengan rata-rata harga $8 tiap pembeli, artinya pendapatan yang dihasilkan sebesar $9.6 juta. Prestasi yang luar biasa jika mengingat album ini tidak punya anggaran pemasaran sama sekali, hanya mengandalkan viral marketing.

Jika dipikir-pikir, mungkin Radiohead dapat memperoleh uang lebih banyak dibandingkan jumlah tersebut. Namun, dengan begini mereka benar-benar menerapkan `value for money`, serta memperoleh popularitas dan reputasi yang lebih besar dibandingkan jika menerapkan pemasaran konvensional. Selagi albumnya meledak di pasar, tentunya Radiohead dapat memperoleh alternatif pendapatan dari sumber lain seperti konser dan merchandise.

RP/RP/mgf



 


LEAVE A COMMENT
Nama *:
Email *: ( tidak ditampilkan )
Website: ( tanpa http:// )
Comment *:
Code *:
Bookmark and Share
ADVERTISING
Our Link | Privacy Policy | Contact Us Copyrights © 2008 managementfile.com, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlife.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizportal.com - vibiznews.com - beritadaerah.com - visijobs.com - shoppingandnews.com - ictfiles.com