LEADERSHIP & CORP. CULTURE COLUMN
4 Tips Coaching dalam Rencana Suksesi
Kamis, 19 Maret 2009 12:00 WIB
Kekuatan Karakter Seorang Pemimpin
Senin, 02 Maret 2009 10:00 WIB
Mengenal 6 Gaya Kepemimpinan (2)
Jumat, 20 Februari 2009 09:00 WIB
Mengenal 6 Gaya Kepemimpinan (1)
Kamis, 19 Februari 2009 11:00 WIB
Mengatasi Masalah ’Free Rider’ dalam Teamwork
Kamis, 05 Februari 2009 10:00 WIB
Rencana Suksesi yang Sesuai Visi
Kamis, 29 Januari 2009 10:00 WIB
Berhasil Beradaptasi Berhasil Memimpin
Selasa, 13 Januari 2009 20.20 WIB
‹ First  < 5 67 8 9 >  Last ›
Vibiz Motivation & Leadership Center
Mengenal 6 Gaya Kepemimpinan (1)
Kamis, 19 Februari 2009 11:00 WIB
(VibizManagement – Leadership) – Pemimpin perlu untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi organisasi serta tantangan-tantangan yang dihadapinya. Jika gaya kepemimpinan yang diadopsi tidak sesuai, maka tujuan yang ingin dicapai akan menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, pemimpin perlu untuk memahami berbagai gaya kepemimpinan supaya dapat mengimplementasikannya sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi.

Menurut Goleman, terdapat enam tipe kepemimpinan yang bisa digunakan oleh pemimpin secara efektif, sehingga mereka bisa menggunakannya secara bergantian, tergantung situasi yang dihadapinya.

Coercive Leader
Mereka memimpin dengan cara memerintah dan mengontrol dengan ketat. Mereka juga mengekspektasikan supaya setiap orang mematuhi apa yang diperintahkannya. Iklim kerja yang ditimbulkannya seringkali negatif, karena mempengaruhi orang secara emosional.

Gaya kepemimpinan ini paling sesuai digunakan ketika Anda sedang berada dalam krisis dan membutuhkan tindakan yang cepat dan tidak perlu dipertanyakan lagi. Gaya ini juga cocok diterapkan kepada karyawan yang bermasalah dan membandel, yang tidak bisa diperlakukan dengan cara lain lagi. Gaya ini juga sesuai untuk iklim kerja yang butuh tindakan cepat, misalnya dalam bisnis ritel.

Pacesetting Leader
Mereka memimpin dengan keinginan yang kuat untuk berhasil, dan mempunyai standar dan ekspektasi yang tinggi terhadap orang lain. Pemimpin seperti ini dapat berhasil ketika menetapkan tujuan yang menantang dan bisa memotivasi timnya untuk mengejar tujuan tersebut. Namun, jika dilakukan dengan buruk bisa menjadi micromanaging.

Gaya ini dapat memunculkan hasil yang optimal ketika diterapkan ke dalam tim yang kompeten, optimistis, dan mampu dimotivasi. Namun, jika diterapkan kepada tim yang kurang kompeten serta tidak termotivasi, justru dapat menurunkan semangat dan produktivitas. Sesuai misalnya untuk Sales.

Democratic Leader
Pemimpin yang demokratis merupakan orang yang sangat menghargai teamwork, sehingga ia bersedia untuk mendengarkan pendapat dari masing-masing anggota kelompok. Mereka bisa mengikat komitmen dari anggota tim, karena anggota tim merasa bahwa mereka punya kontribusi untuk tim.

Gaya kepemimpinan ini diperlukan ketika tim membutuhkan konsensus atau kesepakatan mengenai sesuatu. Gaya ini juga terbaik digunakan ketika input dari tim dibutuhkan. (RP)


(Bersambung)
Bookmark and Share
Berita Terkait :


COMMENT
LEAVE A COMMENT

       
Nama * :  
Email * : (tidak ditampilkan)
Website : (tanpa http:// )
Comment :  
Code * :  
     
     
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
News Journal Column Experts
News Journal Column Experts
Journal Column Experts