(Managementfile - Finance) - Pemerintah memangkas anggaran Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BM-DTP) hingga Rp 1 triliun menjadi hanya Rp 2 triliun di 2010. Pemangkasan ini akan diajukan dalam Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2010.
Demikian isi paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai Rancangan APBN Perubahan (RAPBN-P) 2010 yang dikutip, Selasa (9/3/2010).
Namun, dalam RAPBN-P 2010 pemerintah menambahkan subsidi Pajak Penghasilan (PPh) dan subsisi Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Pengurangan subsidi Bea Masuk ini cukup beralasan, sebab penyerapan anggaran subsidi Bea Masuk di tahun 2009 sangat kecil karena sepi peminat.
Dalam RAPBN-P 2010 pemerintah akan mengusulkan pengurangan anggaran subsidi pajak Rp 554,2 miliar menjadi Rp 16,318 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
* Subsidi PPh ditambah Rp 305 miliar, dari Rp 3,624 triliun menjadi Rp 3,929 triliun.
* Subsidi PPN ditambah Rp 140,8 miliar, dari Rp 10,248 triliun menjadi Rp 10,389 triliun.
* Fasilitas Bea Masuk dikurangi Rp 1 triliun, dari Rp 3 triliun menjadi Rp 2 triliun.
Anggaran Infrastruktur Ditambah Rp 11,9 Triliun
Namun demikian pemerintah akan menambah dana infrastruktur hingga Rp 11,9 triliun menjadi Rp 105,6 triliun dalam rangka menambah dan meningkatkan kualitas infrastruktur di Indonesia.
Peningkatan anggaran infrastruktur ini sejalan dengan meningkatnya dukungan pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur.
Tambahan anggaran infrastruktur di 2010 ini akan digunakan antara lain untuk:
* Penyelesaian pembangunan Bandara Kualanamu
* Pembangunan jalan lintas Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, dan Papua
* Pelaksanaan preservasi dan peningkatan kapasitas jalan dan jembatan nasional
* Peningkatan sarana dan prasarana pedesaan
* Infrastruktur pengendalian banjir.
(ic/IC/dtc)
|