(Managementfile - Tax) - Direktur Jenderal Pajak M.Tjiptarjo mengharapkan DPR akan menurunkan target penerimaan pajak tahun ini dalam APBN Perubahan (APBN-P) 2010, karena banyak faktor yang membuat target penerimaan tahun ini Rp 658,24 triliun sulit dicapai.
Hal ini disampaikannya saat ditemui sebelum Rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis malam (4/2/2010).
"Kalau diizinkan saya turunkan target pajaknya, biar enteng kerja saya," harapnya.
Seperti diketahui, penerimaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam APBN 2010 ditargetkan Rp 658,24 triliun. Namun, angka tersebut berpotensi berubah dalam APBN-P 2010 dalam waktu dekat.
"Tapi dalam APBN-P belum tentu juga (berubah), kan ini politis. Kan tidak hanya berdasarkan satu dua kalimat kalau harus lihat perkembangannya," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan ada perubahan asumsi makro ekonomi negara yang akan berpengaruh kepada penerimaan dan belanja negara.
Dari sisi penerimaan, jelas Sri Mulyani, perubahan akan terasa dari sektor pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Sedangkan dari sisi belanja, subsidi akan melonjak sangat tinggi untuk menstabilkan harga beberapa komoditas untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pada tahun lalu, penerimaan DJP mencapai Rp 565,77 triliun atau 97,99% dari target. Angka ini tumbuh 0,93 persen secara year on year (yoy) bila dibandingkan di 2008 sebesar Rp 571,1 triliun.
(ic/IC/dtc)
|