Home : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
VIBIZPORTAL.COM    Dailynews    Regional    Management    ICT    Lifestyle    Jobs & Career    Forum
Home Risk Management Sales & Marketing Services & CRM ICT Human Resources Financial Quality Management Leadership & Corp. Culture Strategic Management
Journal Column Experts
TAX JOURNAL

BPK Optimis Menyelesaikan Audit Pajak Agustus 2010
Jumat, 30 Juli 2010 12:00 WIB
 

Likuiditas Perumahan Hanya Bagi Pemilik NPWP dan SPT
Kamis, 29 Juli 2010 15.30 WIB
 

Ditjen Pajak Kebut Penyelesaian Berkas Asian Agri
Kamis, 29 Juli 2010 15.15 WIB
 

Pendaftaran NPWP Online Sepi Peminat
Kamis, 29 Juli 2010 14.15 WIB
 

Per 26 Juli 2010 Ditjen Pajak Kantongi Setoran Rp 291,4 Triliun
Selasa, 27 Juli 2010 14.45 WIB
 

Darmin: Kalau Sampai Saya Salah Soal Gayus, Gantung Leher Saya
Kamis, 22 Juli 2010 11.35 WIB
 

Ujian Gubernur BI, Darmin Jelaskan Kasus Pajak Halliburton
Kamis, 22 Juli 2010 11.15 WIB
 

Agus Marto Mengaku Puas dengan Kinerja Ditjen Pajak dan Bea Cukai
Kamis, 22 Juli 2010 16.10 WIB
 

SBY: Saya Kecewa Masih Ada Korupsi di Ditjen Pajak
Rabu, 21 Juli 2010 15.05 WIB
 

Agus Marto Minta Maaf pada SBY & Rakyat Indonesia Atas Kasus Pajak
Rabu, 21 Juli 2010 14.55 WIB
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>
 
Dirjen Pajak Minta Targetnya Diturunkan
Sabtu, 06 Februari 2010 20.55 WIB
Oleh: Iin Caratri

(Managementfile - Tax) - Direktur Jenderal Pajak M.Tjiptarjo mengharapkan DPR akan menurunkan target penerimaan pajak tahun ini dalam APBN Perubahan (APBN-P) 2010, karena banyak faktor yang membuat target penerimaan tahun ini Rp 658,24 triliun sulit dicapai.

Hal ini disampaikannya saat ditemui sebelum Rapat dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis malam (4/2/2010).

"Kalau diizinkan saya turunkan target pajaknya, biar enteng kerja saya," harapnya.

Seperti diketahui, penerimaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam APBN 2010 ditargetkan Rp 658,24 triliun. Namun, angka tersebut berpotensi berubah dalam APBN-P 2010 dalam waktu dekat.

"Tapi dalam APBN-P belum tentu juga (berubah), kan ini politis. Kan tidak hanya berdasarkan satu dua kalimat kalau harus lihat perkembangannya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan akan ada perubahan asumsi makro ekonomi negara yang akan berpengaruh kepada penerimaan dan belanja negara.

Dari sisi penerimaan, jelas Sri Mulyani, perubahan akan terasa dari sektor pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Sedangkan dari sisi belanja, subsidi akan melonjak sangat tinggi untuk menstabilkan harga beberapa komoditas untuk menjaga daya beli masyarakat.

Pada tahun lalu, penerimaan DJP mencapai Rp 565,77 triliun atau 97,99% dari target. Angka ini tumbuh 0,93 persen secara year on year (yoy) bila dibandingkan di 2008 sebesar Rp 571,1 triliun.

(ic/IC/dtc)



 


LEAVE A COMMENT
Nama *:
Email *: ( tidak ditampilkan )
Website: ( tanpa http:// )
Comment *:
Code *:
Bookmark and Share
ADVERTISING

Our Link | Privacy Policy | Contact Us Copyrights © 2008 managementfile.com, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlife.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizportal.com - vibiznews.com - vibizdaily.com - beritadaerah.com - visijobs.com - shoppingandnews.com - ictfiles.com