| TAX JOURNAL |
Demi Investor Asing, Pemerintah Hapus Pungutan Pajak Berganda |
Jumat, 03 September 2010 12.15 WIB
|
| |
Gregetan, Pong Ingin Kembali 'Beraksi' Coreti Gedung Pajak |
Jumat, 03 September 2010 12.10 WIB
|
| |
UMKM Butuh Kantor Pajak Khusus |
Jumat, 03 September 2010 12.45 WIB
|
| |
Ditjen Pajak Kejar Pejabat 'Tak Tersentuh' |
Rabu, 01 September 2010 15.15 WIB
|
| |
Dirjen Pajak Instruksikan Pegawainya Tolak Gratifikasi |
Selasa, 31 Agustus 2010 14.25 WIB
|
| |
Agus Marto: Jangan Bandingkan Rasio Pajak RI dengan Negara Lain |
Selasa, 31 Agustus 2010 14.15 WIB
|
| |
Perbedaan Penghindar Pajak,Penyelundupan Pajak dan Penghematan Pajak |
Minggu, 29 Agustus 2010 16:00 WIB
|
| |
Tax Treaty Untuk Menggenjot Penerimaan Pajak |
Minggu, 29 Agustus 2010 10.17 WIB
|
| |
Atasi Stress Pegawai, Ditjen Pajak Terapkan Sistem SDM Baru |
Jumat, 27 Agustus 2010 13.35 WIB
|
| |
Ditjen Pajak Terus Tambah Pegawai Sampai 40 Ribu |
Jumat, 27 Agustus 2010 12.45 WIB
|
| |
|
| |
|
| SBY: Saya Kecewa Masih Ada Korupsi di Ditjen Pajak |
Rabu, 21 Juli 2010 15.05 WIB
Oleh: Iin Caratri
|
(managementfile - Tax) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya karena masih ada korupsi yang terjadi di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. SBY meminta seluruh pejabat dan aparat pajak berinterospeksi.
Hal ini ditegaskan SBY saat bertemu dengan 300 pejabat dan aparat Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (21/7/2010).
"Saya dalam bahasa yang terang menyampaikan kecewa karena masih saja terjadi korupsi di lingkungan saudara yang dilakukan oknum pajak. Masih ada petugas pajak yang kejahatannya luar biasa, kreatif tapi keliru. Kalau ada yang mengatakan kepada presiden di lingkungan pajak terjadi demoralisasi itu karena dihujat oleh masyarakat dan diangkat oleh pers dan NGO. Patutlah saudara berintrospeksi," tegas SBY.
Dalam kesempatan tersebut, SBY mengaku perasaannya bercabang saat bertemu dengan para pejabat dan aparat pajak dan bea cukai ini. Selain kecewa, SBY juga bersyukur karena penerimaan pajak dan bea cukai terus meningkat tiap tahun. Sebesar 70% penerimaan negara dalam APBN dihasilkan dari pajak dan bea cukai.
Dalam kesempatan tersebut, ada 3 pesan yang disampaikan SBY kepada para aparat pajak dan bea cukai, serta kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo. Pesan tersebut adalah:
1. Hentikan segala bentuk kejahatan dan penyimpangan sekarang juga, tidak perlu tunggu reformasi selesai
2. Teruskan reformasi akan kinerja dan peningkatan pencapaian penerimaan
3. Khusus kepada Menkeu Agus Martowardojo, SBY berharap Menkeu mendukung dan membantu penuh peningkatan kinerja Ditjen pajak dan bea cukai.
(ic/IC/dtc)
|
|
|
|