| TAX JOURNAL |
Demi Investor Asing, Pemerintah Hapus Pungutan Pajak Berganda |
Jumat, 03 September 2010 12.15 WIB
|
| |
Gregetan, Pong Ingin Kembali 'Beraksi' Coreti Gedung Pajak |
Jumat, 03 September 2010 12.10 WIB
|
| |
UMKM Butuh Kantor Pajak Khusus |
Jumat, 03 September 2010 12.45 WIB
|
| |
Ditjen Pajak Kejar Pejabat 'Tak Tersentuh' |
Rabu, 01 September 2010 15.15 WIB
|
| |
Dirjen Pajak Instruksikan Pegawainya Tolak Gratifikasi |
Selasa, 31 Agustus 2010 14.25 WIB
|
| |
Agus Marto: Jangan Bandingkan Rasio Pajak RI dengan Negara Lain |
Selasa, 31 Agustus 2010 14.15 WIB
|
| |
Perbedaan Penghindar Pajak,Penyelundupan Pajak dan Penghematan Pajak |
Minggu, 29 Agustus 2010 16:00 WIB
|
| |
Tax Treaty Untuk Menggenjot Penerimaan Pajak |
Minggu, 29 Agustus 2010 10.17 WIB
|
| |
Atasi Stress Pegawai, Ditjen Pajak Terapkan Sistem SDM Baru |
Jumat, 27 Agustus 2010 13.35 WIB
|
| |
Ditjen Pajak Terus Tambah Pegawai Sampai 40 Ribu |
Jumat, 27 Agustus 2010 12.45 WIB
|
| |
|
| |
|
| Agus Marto Mengaku Puas dengan Kinerja Ditjen Pajak dan Bea Cukai |
Kamis, 22 Juli 2010 16.10 WIB
Oleh: Iin Caratri
|
(managementfile - Tax) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku sejauh ini cukup puas atas kinerja Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai walaupun Presiden sempat kecewa atas kinerja anak buahnya itu.
"Sejauh ini kami cukup puas dengan kinerja Dirjen Pajak dan Bea Cukai," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Agus Marto menilai kekecewaan Presiden SBY yang disampaikan pada pertemuan pejabat Dirjen Pajak dan Bea Cukai kemarin merupakan dorongan ke arah perbaikan di semua aspek dalam tubuh kedua institusi yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan itu.
"Oo.. Yang pasti pesan dari Presiden jelas dan kita anggap harus ada perbaikan kinerja di Ditjen Pajak dan perbaikan itu bisa di semua aspek, peraturan, sistem, perbaikan SDM," ujarnya.
Dengan begitu, Agus Marto menganggap belum saatnya untuk mengganti kedua dirjennya itu.
"Sudah dijawab masih saja ditanya," kilahnya ketika ditanya apakah dirinya akan mengganti Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai.
Sebelumnya, terungkapnya kasus penyelewengan pajak yang melibatkan aparat pajak Gayus Tambunan beberapa waktu yang lalu membuat Presiden SBY geram. Bahkan SBY mengaku dirinya sempat enggan bertemu dengan para pejabat dan aparat Ditjen Pajak maupun Bea Cukai.
Hal ini disampaikan oleh SBY saat bertemu dengan 300 pejabat dan aparat Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (21/7/2010) kemarin.
(ic/IC/dtc)
|
|
|
|