Home : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
VIBIZPORTAL.COM    Dailynews    Regional    Management    ICT    Lifestyle    Jobs & Career    Forum
Home Risk Management Sales & Marketing Services & CRM ICT Human Resources Financial TAX & Accounting Leadership & Corp. Culture Strategic Management
Journal Column Experts
QUALITY MANAGEMENT
  JOURNAL

Implementasi 5S di Sektor Jasa
Kamis, 20 Mei 2010 14:00 WIB
 

ISO 22000, Standar Food Safety Untuk Meningkatkan Daya Saing
Jumat, 14 Mei 2010 18:00 WIB
 

Pendekatan Fokus Lean Six Sigma
Kamis, 06 Mei 2010 16:00 WIB
 

Quality Management Penyelamat Pengusaha Kecil dan Menengah di tengah AFTA China 2010
Rabu, 28 April 2010 11:00 WIB
 

Mengenal Metode Nominal Group Technique, Alternatif Brainstorming
Rabu, 24 Maret 2010 18:00 WIB
 

Quality, Tugas Siapa?
Jumat, 19 Maret 2010 19:00 WIB
 

Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Untuk Mencegah Terjadinya Kegagalan Kualitas (2)
Selasa, 09 Maret 2010 17:00 WIB
 

Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Untuk Mencegah Terjadinya Kegagalan Kualitas (1)
Senin, 08 Maret 2010 18:00 WIB
 

6 Peran dalam Six Sigma
Sabtu, 20 Februari 2010 19:00 WIB
 

Menerapkan Suggestion System yang Efektif
Sabtu, 13 Februari 2010 07:00 WIB
 

<< PREVPAGE 2NEXT >>
 
Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Untuk Mencegah Terjadinya Kegagalan Kualitas (2)
Selasa, 09 Maret 2010 17:00 WIB
Oleh: Rinella Putri

(managementfile – Quality) Beberapa tindakan koreksi yang dapat Anda lakukan demi memperkecil angka RPN:
• berusaha untuk menghilangkan failure mode
• memperkecil besar severity dari failure
• memperkecil occurrence
• meningkatkan detection, dengan cara memperbaiki control

Langkah-langkah Implementasi FMEA
Jika Anda sudah memahami beberapa istilah dan variable dalam FMEA, maka selanjutnya berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam
1. Pertama-tama, deskripsikan produk/proses dan fungsi yang meliputinya. Dengan memahaminya, maka nantinya akan bisa dianalisa produk/proses mana saja yang fungsinya ternyata menyimpang dari apa yang diharapkan.
2. Buat Block Diagram dari produk/proses. Block diagram ini menggambarkan komponen-komponen utama dan bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain.
3. Mulai membuat FMEA Form worksheet. Isi header-nya dengan informasi-informasi mengenai Product/System, Subsystem, Component, Design Lead, Prepared by, Date, Revision Date, dan informasi lain yang bisa Anda modifikasi sesuai dengan keperluan Anda.
4. Gunakan diagram tersebut untuk membuat daftar item atau fungsi
5. Identifikasi failure mode, yakni potensi yang mengakibatkan kegagalan. Failure mode ini bisa berasal dari komponen, subsystem, system, process, dan lainnya.
6. Terjadinya failure mode pada satu komponen dapat berpengaruh pada komponen lainnya. Daftar failure mode bagi tiap fungsi dari komponen harus dibuat, sekaligus diidentifikasi mengenai kemungkinan akan terjadinya. Sehingga, kita dapat mengetahui failure mode apa saja yang berpotensi terjadi secara mendetail.
7. Jelaskan pula mengenai failure effect yang diakibatkan oleh failure mode. Failure effect ini adalah dampak yang dihasilkan oleh failure mode pada fungsi produk/proses seperti yang dialami oleh pelanggan, baik internal maupun eksternal. Tentukan juga besar dampak severity-nya, menggunakan skala dari 1 hingga 10. Makin besar, maka dampaknya semakin besar dan serius. Rating ini membantu dalam menentukan prioritas masalah yang harus ditangani duluan.
8. Selanjutnya, identifikasi sebab-sebab dari tiap failure mode. Setiap sebab yang potensial harus diidentifikasi dan didokumentasikan.
9. Masukkan juga faktor probabilitas atau frekuensi, yang menunjukkan seberapa besar kemungkinan dari sebab tersebut terjadi. Skala yang digunakan juga
10. Lalu identifikasi juga control yang diterapkan saat ini. Kontrol desain atau proses adalah suatu mekanisme yang memungkinkan pencegahan terjadinya failure mode atau deteksi failure sebelum mencapai pelanggan.
11. Tentukan rating dari Detection, yakni berapa besar kemungkinan dari control yang ada sekarang dapat mendeteksi sebab dari failure mode, atau bahkan failure mode itu sendiri.
12. Tentukan Risk Priority Numbers, yang merupakan hasil kali antara rating severity, occurrence dan detection control
13. Identifikasi tindakan-tindakan yang dapat diambil, berdasarkan RPN yang muncul. Prioritaskan yang punya RPN tinggi.
14. Prediksikan RPN yang baru, dengan asumsi bahwa tindakan koreksi sudah diimplementasikan. Jika hasil RPN baru di bawah RPN yang sekarang, maka tindakan koreksi mungkin perlu. Pertimbangkan juga faktor lain seperti waktu, biaya, sumber daya, dan sebagainya.
15. Tentukan siapa yang bertanggung jawab terhadap tindakan koreksi tersebut, sekaligus tentukan tanggal yang menjadi tarfet
16. Setelah tindakan koreksi diambil, maka ukur kembali rating-rating tersebut, mulai dari severity, occurrence, hingga detection-nya. Evaluasi kembali rating RPN. Apakah perlu tindakan lanjutan?
17. Lakukan perubahan terhadap FMEA jika terdapat perubahan desain atau proses, sehingga mengakibatkan pengukuran dan tindakan yang berbeda juga nantinya.

Anda dapat melihat contoh-contoh dari FMEA disini:
http://www.npd-solutions.com/fmea_example2.jpg
http://web2.concordia.ca/Quality/tools/11failuremodeanalysis.pdf
http://www.fmeainfocentre.com/examples.htm

Dengan melakukan metode FMEA ini, maka Anda akan dapat mencegah terjadinya kegagalan dalam produk atau proses, sejak dari tahap awal. FMEA merupakan salah satu langkah quality management sekaligus risiko management. Hasilnya tidak hanya menurunkan risiko kegagalan, melainkan juga meningkatkan kualitas dari produk/proses.

RP/RP/dari berbagai sumber

Referensi:
http://www.hownwhy.com/FMEA/fmea_a_quick_refresher.htm
http://www.npd-solutions.com/fmea.html
http://web2.concordia.ca/
http://www.fmeainfocentre.com/
http://web2.concordia.ca/Quality/tools/11failuremodeanalysis.pdf




 


LEAVE A COMMENT
Nama *:
Email *: ( tidak ditampilkan )
Website: ( tanpa http:// )
Comment *:
Code *:
Bookmark and Share
ADVERTISING

Our Link | Privacy Policy | Contact Us Copyrights © 2008 managementfile.com, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlife.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizportal.com - vibiznews.com - beritadaerah.com - visijobs.com - shoppingandnews.com - ictfiles.com