QUALITY MANAGEMENT JOURNAL |
Fishbone Diagram – Salah Satu Alat Pengendali Mutu |
Kamis, 02 September 2010 16:00 WIB
|
| |
14 Prinsip Manajemen Kualitas Deming |
Minggu, 29 Agustus 2010 19:00 WIB
|
| |
Filosofi Mengenai Kualitas |
Jumat, 27 Agustus 2010 12:30 WIB
|
| |
Serba Serbi Mengenai ISO 9001 |
Kamis, 19 Agustus 2010 16:30 WIB
|
| |
Pemborosan Klasik yang Merugikan |
Selasa, 10 Agustus 2010 17:00 WIB
|
| |
Proyek Six Sigma Gagal, Mengapa? |
Minggu, 08 Agustus 2010 17:00 WIB
|
| |
Metode Taguchi, Tingkatkan Kualitas Produk |
Minggu, 18 Juli 2010 16:20 WIB
|
| |
Six Sigma Sebagai Senjata Untuk Bertahan dalam Persaingan |
Minggu, 27 Juni 2010 18:00 WIB
|
| |
Perbaikan Terus Menerus (Continuous Improvement) Suatu Keharusan? |
Kamis, 03 Juni 2010 14:00 WIB
|
| |
Menerapkan 5R Di Tempat Kerja Anda |
Kamis, 27 Mei 2010 10:30 WIB
|
| |
|
| |
|
| Metode Taguchi, Tingkatkan Kualitas Produk |
Minggu, 18 Juli 2010 16:20 WIB
Oleh: Palimirma
|
(vibizmanagement – Quality) - Dalam era persaingan bisnis yang sedemikian ketat, maka bisnis yang berhasil dipilih oleh pelanggan adalah mereka yang berhasil menyediakan produk unggulan dengan kualitas yang terbaik dan memiliki harga yang kompetitif. Untuk menjadi produk pilihan maka produk harus dirancang dan dikembangkan sedemikian sehingga konsumen bisa terpuaskan melalui value yang terkandung di dalamnya.
Mengenal Metode Taguchi
Taguchi method, adalah sebuah metode pengendalian untuk meningkatkan kualitas yang digunakan dalam sebuah Design Of Experiment (DOE). Orang yang mengembangkan metode ini adalah Dr. Genichi Taguchi .
Metode Taguchi adalah salah satu metode yang digunakan dalam kegiatan off line control pada tahap desain proses produksi metodeini memberikan sebuah jalan bagi seorang designer untuk tidak perlu melakukan eksperimen dalam jumlah yang sangat banyak untuk menemukan sebuah kombinasi antara parameter mesin (seperti tekanan, suhu, kecepatan, dll) dan berbagai bahan baku yang mungkin untuk digunakan. Dengan metodeini seorang disigner cukup melakukan beberapa eksperimen untuk menemukan kondisi parameter seperti apa dan bahan baku mana yang kemudian akan memberikan hasil yang terbaik. Taguchi memperkenalkan apa yang disebut dengan magic number, yang merupakan jumlah eksperimen seperti apa yang harus dilakukan untuk mewakili eksperimen lain yang tidak perlu dilakukan. Parameter juga memperhatikan noise atau kondisi lingkungan yang mungkin berpengaruh pada parameter utama. Dengan menggunakan metodeini yang pasti akan mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk melakukan eksperimen-eksperimen.
Sekalipun Metode Taguchi sering diperdebatkan secara kontroversial dan dipertentangkan antar beberapa orang ahli ilmu statistik yang “beraliran Barat”. Namun banyak juga yang menerima konsep Taguchi sebagai hal yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen kualitas.
Dalam mengembangkan suatu produk baru banyak faktor yang perlu diketahui dan dipertimbangkan sehingga memerlukan banyak ekperimen. Metode Taguchi merupakan suatu pendekatan terstruktur untuk menentukan kombinasi terbaik dalam menghasilkan produk berupa barang atau jasa. Melalui Metode Taguchi, ilmuwan Jepang yang kesohor ke seluruh penjuru bumi ini mengembangkan suatu metodologi dengan pendekatan yang berdasarkan pada DOE (Design Of Experiments). Suatu metode untuk mengidentifikasi menurut banyaknya masukan (input) yang benar dan parameter untuk membuat suatu produk atau layanan berkualitas tinggi yang didambakan oleh pelanggan atau konsumen.
Tahapan Metode Taguchi
Pendekatan yang diterapkan dalam metode ini adalah mengembangkan pendekatan desain dari perspektif desain yang sempurna (robust), dimana produk (barang atau jasa) harus didesain bebas dari cacat (defect) dan berkualitas tinggi.
Terdapat tiga tahapan metode dalam mencapai desain sempurna dari Genichi Taguchi antara lain:
1. Concept design
- Suatu proses pengujian kompetisi teknologi dalam membuat/memproduksi suatu
Produk
- Prototipe desain dari produk yang akan dibuat dan kesesuaian dengan kebutuhan
konsumen bahkan dibawah kondisi yang ideal tanpa terdapat gangguan.
2. Parameter design
- Memilih faktor parameter dan level optimalnya.
- Mengendalikan faktor adalah manajemen variabel proses yang dapat mempengaruhi
desain
- Level parameter yang optimal dapat ditentukan dan dihitung melalui eksperimental
3. Tolerance design
- Menembangkan batasan spesifikasi.
- Terjadi setelah design parameter ditentukan.
- Hasilnya sering mengakibatkan peningkatan biaya-biaya produksi.
Aspek keunikan dari Metode Taguchi antara lain adalah,
Ř Definisi Genichi Taguchi mengenai kualitas
Ř QLF (Quality Loss Function) Taguchi.
Ř Konsep Robust Design
Dalam salah satu definisi kualitas misalnya, Dr. Genichi Taguchi menyatakan bahwa “ Kualitas ideal merupakan fungsi dari persepsi pelanggan (customer) dan kepuasan (satisfaction)”.
Secara umum terdapat 6 (enam) tahapan atau step Metode Taguchi sebagai berikut:
1. Problem Identification.
2. Brainstorming
3. Experimental Design
4. Experimentation
5. Analysis
6. Conforming Experiments
Genichi Taguchi “San” sangat berperan di dalam menunjukkan keragaman metoda-metodedalam dunia manajemen kualitas. Karena hasil upayanya maka namanya pun tidak kalah dengan tokoh-tokoh manajemen kualitas terkemuka dunia seperti W. Edward Deming, Philip B Crosby, Joseph M Juran, A.V. Feigenbaum, Walter A Shewart, dan Kaoru Ishikawa.
PM/RP/vbm
|
|
|
|