(Vibizmanagement - Finance) - Bank Indonesia (BI) menyatakan, suku buga kredit perbankan di Indonesia masih cukup tinggi. Perbankan masih sulit menurunkan suku bunganya secara signifikan karena bunga deposito yang juga seret penurunannya. Bank asing lebih agresif menurunkan bunga kreditnya dibandingkan dengan bank swasta nasional dan bank BUMN.
Demikian disampaikan BI dalam Tinjauan Kebijakan Moneter pada hari Sabtu (4/9/2010).
"Walaupun cenderung menurun, suku bunga kredit yang masih relatif tinggi diharapkan akan terus mengalami penurunan sehingga mampu mendorong penyaluran kredit, terutama ke sektor-sektor yang produktif," tutur laporan tersebut.
Sampai akhir Juli 2010, BI mengatakan penurunan bunga deposito dan bunga kredit masih terus terjadi, namun sangat terbatas.
Pada Juli 2010, rata-rata suku bunga deposito seluruh tenor menurun sebesar 5 bps, lebih besar dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang justru meningkat sebesar 2 bps. amun demikian, suku bunga deposito 1 bulan pada Juli 2010 tidak menunjukkan perubahan dari bulan sebelumnya. Sementara bunga kredit hanya turun 4 bps di Juli.
Berdasarkan kelompok bank, penurunan suku bunga deposito terbesar disumbang oleh kelompok bank swasta sebesar 35 bps. Sementara itu, kelompok bank asing dan campuran menurunkan suku bunga deposito sebesar 4 bps.
Penurunan suku bunga deposito tersebut terutama terjadi pada tenor 12 dan 24 bulan. Dengan perkembangan tersebut, maka secara rata-rata suku bunga deposito terendah berada pada kelompok bank asing dan campuran (6,89%), diikuti oleh kelompok bank BUMN (6,98%), bank swasta (7,46%), dan BPD (8,46%).
Untuk suku bunga kredit, penurunan suku bunga terbesar terjadi pada kelompok bank asing dan campuran, khususnya pada suku bunga KK dan KI.
Pada Juli 2010, kelompok bank asing dan campuran merupakan kelompok bank yang melakukan penurunan suku bunga kredit terbesar, yakni sebesar 14 bps. Sementara itu, kelompok bank lainnya yakni bank BUMN dan bank swasta masing-masing hanya menurunkan suku bunga kredit sebesar 2 bps dan 6 bps.
Suku bunga kredit investasi terendah disediakan oleh kelompok bank BUMN (11,71%), diikuti oleh kelompok bank asing dan campuran (11,74%). Sementara itu, suku bunga kredit modal kerja terendah disediakan oleh kelompok bank asing dan campuran (10,56%), diikuti oleh kelompok bank BUMN (13,36%).
(ic/IC/dtc)
|