HUMAN RESOURCES JOURNAL
Ungkapkan Semua Ide Anda, Dengan Bijaksana...
Senin, 05 Desember 2011 16.08 WIB
Meningkatkan Profesionalisme HRD
Sabtu, 03 Desember 2011 12.09 WIB
Seni Memotivasi Karyawan
Minggu, 27 November 2011 10.54 WIB
Mengubah yang "Nakal" menjadi Potensil
Sabtu, 26 November 2011 10.16 WIB
Masalah Atau Kesulitan Membawa Hasil
Jumat, 25 November 2011 10.45 WIB
How to Demote an Employee
Kamis, 24 November 2011 15.25 WIB
The Road to Success
Senin, 21 November 2011 11.32 WIB
‹ First  < 3 45 6 7 >  Last ›
Menghadapi Karyawan Yang Tidak Disiplin
   Oleh : Rulofine Handayani



Senin, 25 April 2011 08.45 WIB
(Vibizmanagement - HR) - Ketika kita melihat ada salah satu dari rekan kerja di kantor yang sering kali mempunyai kebiasaan terlambat datang ke kantor, maka kita akan melihat pemandangan yang tidak sehat di lingkungan kantor. Mengapa demikian? Sebab keterlambatan rekan kerja tersebut akan menimbulkan gosip dan omongan yang tidak baik sesama rekan-rekan kerja yang lain, hal ini harus segera ditindak lanjuti oleh HRD sehingga tidak akan terjadi kericuhan yang ada.

Karyawan yang terlambat tersebut merupakan salah satu bentuk dari karyawan yang tidak disiplin terutama di dalam absensi atau kehadiran setiap harinya. Contohnya yang seharusnya masuk kantor jam 9 pagi maka karyawan yang terlambat ini selalu datang jam 9 s/d jam 9.30 pagi. Mungkin jikalau terlambatnya hanya 1 atau 2 kali maka masih wajar namun apabila keterlambatan ini sudah seringkali terjadi maka hal ini sudah menjadi kebiasaan yang dia lakukan sekalipun mungkin kita melihat karyawan ini datang terlambat dan pulang kantornya malam hari.

Kondisi seperti diatas tidak bisa kita maklumin lagi sekalipun karyawan tersebut pulang kantor malam, namun karyawan tersebut perlu di panggil dan di nasehatin sebab akan menjadi kebiasaan jikalau dibiarkan begitu saja. Ada salah satu kejadian di kantor saya dimana ada seorang karyawan yang selalu sering terlambat datang ke kantor, sehingga pada saat diadakan pendekatan dengan karyawan tersebut maka karyawan tersebut berkata bahwa dia sering sakit kepala dan tidak bisa bangun pagi. Alasan seperti ini adalah alasan yang sangat tidak masuk akal dan tidak bisa dimaklumi sama sekali sebab karyawan tersebut bekerja di kantor dan apapun konsekuensinya harus diikutin dan tidak ada kompromi sama sekali.

Oleh sebab itu sikap kita sebagai HRD harus bertindak tegas dan kalau karyawan tersebut sudah dinasehatin dan belum sama sekali ada perubahan maka kita harus segera memberikan surat peringatan pertama supaya kita bisa melihat perubahan yang terjadi. Kita berharap setelah diberikan surat peringatan pertama maka ada suatu rasa yang was-was dan kembali bisa bersikap sadar dalam hal bekerja dan tidak semaunya saja dalam bersikap sebagai seorang karyawan yang tidak disiplin. Dengan demikian kita berharap sikap karyawan tersebut berubah dari tidak disiplin menjadi lebih disiplin lagi sehingga hal ini akan membawa dampak baik kepada lingkungan rekan kerja disekitarnya.

(RH/IC/vbm)
Bookmark and Share
Berita Terkait :
- Bila Human Resources (HR) Gagal Membekali Karyawan Skill yang sesuai dengan Bisnis Perusahaan


COMMENT
LEAVE A COMMENT

       
Nama * :  
Email * : (tidak ditampilkan)
Website : (tanpa http:// )
Comment :  
Code * :  
     
     
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
News Journal Column Experts
News Journal Column Experts
Journal Column Experts