HUMAN RESOURCES JOURNAL
Membangun Budaya Perusahaan
Selasa, 02 Agustus 2011 18.20 WIB
Peran Strategis Komunikasi SDM
Minggu, 31 Juli 2011 11.14 WIB
Trust Is A Premier Need Of Successfulness
Kamis, 28 Juli 2011 09.28 WIB
HRD adalah Figur
Selasa, 26 Juli 2011 13.00 WIB
Pro Dan Kontra Karyawan “Bawaan”
Sabtu, 23 Juli 2011 14.59 WIB
Management by Conflict
Kamis, 21 Juli 2011 20:39 WIB
Hubungan Antar Karyawan
Senin, 18 Juli 2011 15.20 WIB
‹ First  < 9 1011 12 13 >  Last ›
HRD adalah Figur
   Oleh : Sonya Nainggolan



Selasa, 26 Juli 2011 13.00 WIB
(Vibizmanagement - HR) - Dito adalah seorang manager HRD disebuah perusahaan swasta, ditempatnya bekerja para Direksi menaruh harapan banyak padanya, jika ada karyawan yang salah maka yang dipanggil si manajer HRD yang dianggap kurang memberi edukasi, jika ada karyawan kurang inisiatif maka Direksi akan mempertanyakan kepada HRD mengapa kurang memberi motivasi, jika ada karyawan yang sulit berubah maka "serahkan" pada HRD supaya dididik. Sepertinya HRD adalah manusia super yang mampu melakukan apa saja dan mengatasi apa saja dan kadang pihak management pun berharap banyak kepada HRD.

Menyikapi hal diatas maka diharapkan menjadi seorang HRD harus disadari bahwa ia adalah seorang FIGUR, gambaran suatu kesuksesan menjadikan karyawan "manusia seutuhnya" yang memiliki kepribadian baik, rajin bekerja dan memberi dampak bagi kemajuan perusahaan, jika hal tersebut kurang tercapai maka HRD sering dianggap gagal. Karena hal tersebut mau tidak mau menjadi seorang HRD harus memiliki kesabaran untuk mengubah sesuatu menjadi baik sekalipun dibutuhkan waktu yang tidak cepat atau instant. Tetapkan limit waktu jika memang tidak menunjukkan perubahan maka akarnya harus dibuang dan jika itu adalah karyawan bermasalah maka berikan surat peringatan. Artinya menjadi seorang HRD bukan hanya sabar tetapi juga tegas.

Menjadi seorang HRD juga harus mampu menyatukan setiap perbedaan sehingga sekalipun di setiap bagian terdiri dari bermacam latar belakang, berbeda suku, agama dan ras tetapi memiliki satu tujuan untuk memajukan bagiannya. Ada solideritas yang tinggi diantar rekan satu bagian.

HRD adalah cermin sebuah kedisiplinan, sehingga jangan sampai HRD adalah yang paling banyak terlambat tiba di kantor atau sering "hilang" dengan alasan yang kurang jelas atau jika menyampaikan laporan selalu lewat dari deadline.

Lakukan evaluasi secara berkala apakah setiap karyawan bekerja sesuai dengan jobdescnya, apakah lembur yang ada karena memang pekerjaan yang banyak atau karena tidak bekerja secara maksimal pada jam kerja yang seharusnya.

HRD adalah partner management dalam kemajuan perusahaan sehingga sebagai HRD dibutuhkan inovasi untuk menciptakan ide bagi sebuah perubahan yang mendukung kemajuan perusahaan. Dan konsisten melakukan setiap prosedur perusahaan sehingga menjadi contoh.

(SN/IC/vbm)



Bookmark and Share
Berita Terkait :
- Bila Human Resources (HR) Gagal Membekali Karyawan Skill yang sesuai dengan Bisnis Perusahaan


COMMENT
thank you,. i need info for my interview tomorrow..
Guest
2011-08-02 18:28:27
HRD memang harus menjadi teladan
Guest
2011-08-10 18:46:15
LEAVE A COMMENT

       
Nama * :  
Email * : (tidak ditampilkan)
Website : (tanpa http:// )
Comment :  
Code * :  
     
     
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
Journal Column Experts
News Journal Column Experts
News Journal Column Experts
Journal Column Experts